Senin, 15 April 2019

DIARY 17TH

Prolog
Menghabiskan jam istirahat sendirian atau yang sering orang katakan Me time adalah kebiasaan baruku sekarang, menjadi seorang wanita dewasa dan berprofesi  sebagai seorang mahasiswa dan juga pegawai kantor swasta yang bangunannya tidak seberapa megah seperti perusahaan-perusahaan besar lainnya yang terletak di Ibu kota Jepang  yang satu ini. Aku pergi dan duduk di kursi cafe Silkream Shibuya untuk menikmati es krim yang dibalut dengan crepes juga wafel yang renyah yang dihidangkan bersama potongan strawberry yang merah merona.

Setelah lulus SMA, aku memutuskan untuk melanjutkan kuliah di salah satu universitas swasta di Kyoto, namun karena ada sedikit masalah yang tak bisa kuselesaikan dengan hanya tinggal di Kyoto, maka aku memutuskan untuk pindah kuliah ke Tokyo dengan jurusan yang sama dengannyasang motivatorku.

Sambil melahap es krim yang tampilannya kelewat cantik itu hingga aku pun merasa sayang untuk memakannya, mendadak mengingatkanku pada momen pertama kalinya aku mencicip roti sandwich es krim rasa strawberry bersamanya. Di usiaku yang beranjak dewasa sekarang ini teman-temanku bilang aku telah banyak berubah, namun isi hatiku masih saja sama dengan diriku yang berusia 17 tahun itu.

Baru saja satu bulan yang lalu aku mengucapkan ‘Selamat ulang tahun’ kepadanya dengan mengharap balasan darinya yang meski cukup membuatku sedikit mengerti kenapa aku berada di Tokyo sekarang. Aku sejenak melamun sambil menatap jendela cafe yang terdapat gedung tinggi besar diluarnya yang tak pernah sekali pun aku masuk kedalamnya. Aku pun teringat bahwa ini merupakan tahun terakhirnya di universitas, sebentar lagi ia akan lulus dan mengakhiri masa remajanya, jika saja waktu kebetulan mempertemukanku dengannya...Tak terasa setetes cairan bening menetes kepipiku yang kupoles dengan sedikit blush on berwarna pink.

 Mungkin tak ada yang bisa kukatakan selain I love you so much...

 Melirik jam silver kecil ditangan kananku yang sudah menunjukan pukul 13.10 aku pun segera kembali menuju kantor.

I don’t want to say Goodbye, but I have to...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JUDGEMENT AND DECISION MAKING (Preparing Your Biggest Decision) NAJWA SHIHAB

Preparing Your Biggest Decision Setiap orang berhak mengubah apapun keputusan mereka sekalipun orang lain men-stereotype perubahan yan...