Kamis, 28 November 2019

MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL BERSAMA AKTIVIS MUDA


MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL BERSAMA AKTIVIS MUDA
Chairun Nisa
Indonesia memiliki begitu banyak ragam suku dan budaya yang bahkan beberapa diantaranya hampir punah karena zaman yang selalu berubah-ubah. Terlebih lagi karena adanya budaya asing yang masuk membawa pengaruh besar serta ancaman bagi pelestarian budaya lokal. Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan kesadaran sekaligus kepedulian warga Negaranya akan pentingnya melestarikan budaya masing-masing seperti yang dilakukan oleh Icha atau Chairun Nisa sebagai seorang aktivis muda.
           
Nisa atau yang akrab disapa Icha merupakan salah satu contoh generasi muda yang sangat peduli terhadap pelestarian dan kearifan budaya lokal yaitu budaya Sunda. Meski Icha bukan kelahiran Sunda namun ia menyalurkan bakat menyanyinya pada lagu-lagu daerah Sunda. Icha lahir di Koba, Bangka dan besar di Kota Kuningan Jawa Barat. Ia baru saja menyelesaikan program S1 nya di Universitas Kuningan Jawa Barat jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
            Sejak kecil Icha sangat hobi menyanyi dan terus menggeluti hobinya itu hingga dirinya benar-benar berbakat. Ia juga sudah dilatih menyanyi oleh Ayahnya sejak kecil. Icha sering mengikuti lomba vokal dari mulai Sekolah Dasar hingga kuliah. Dimulai dari lomba pupuh Sunda, mengikuti event-event vokal di SMP dan mengikuti les vokal ketika SMA.
            Berkat bakatnya tersebut Icha mendapat berbagai penghargaan diantaranya Juara Harapan 1 Bahana Suara Pelajar se-kabupaten Kuningan, Juara 3 kompetisi lagu Bahasa Inggris, Juara 1 Band Competition se-wilayah 3 Cirebon, dan Juara 3 Rampak Sekar di ITB tingkat provinsi. Icha juga aktif mengikuti organisasi vokal di kampus seperti UNIKU Choir dan Rineka Sunda UNIKU, alasannya yaitu ia ingin memperdalam ilmu vokal dan belajar bernyanyi lebih baik lagi.
            Kedua organisasi tersebut cukup populer tertutama di daerah Kuningan sendiri sebab Icha selaku anggota sering mngisi kegiatan di luar kampus bersama tim seperti event partai dan Peresmian Bank di daerah Kuningan. Disamping itu, Icha merupakan perintis organisasi Rineka Sunda yang mana saat ini sudah resmi dijadikan sebagai UKM di kampusnya.
           
Awal mula Icha merintis organisasi tersebut yaitu ketika ia bersama timnya tampil di Es Natalis PGSD yang ketiga yang disaksikan langsung oleh Wakil Dekan 3 UNIKU yang mana sekarang sudah menjadi rektor UNIKU. Penampilannya sangat diapresiasi sekali sehingga berhasil dijadikan UKM di kampus, kemudian terbentuklah Kombisma (Komunitas Hobi Seni Mahasiswa) yang sekarang adalah Rineka Sunda, dan Icha dipilih secara langsung sebagai Ketua Sekbid Humas. Rineka Sunda aktif mengisi kegiatan di dalam dan luar kampus serta upacara adat. Karena Icha dikenal aktif dan berbakat dalam menyanyi, lagi-lagi ia dipercaya untuk menjadi salah satu sindennya bersama satu teman lainnya.
            
 Selama merintis Rineka Sunda, Icha mengaku sering berbeda pendapat dengan anggota lainnya apalagi saat menentukan konsep acara, ditambah lagi sulitnya menyatukan tim yang pro dan kontra saat diajak berdiskusi atau rapat menyebabkan acara jadi terhambat. Namun, disamping itu banyak dukungan yang berdatangan yang membuat Icha dan tim berusaha kompak dan acara pun berjalan lancar.
            



 Kita bisa mengambil banyak pelajaran dari Icha bahwa setiap orang mempunyai bakat, berhasil atau tidaknya tergantung dari seberapa banyak kita melatih dan fokus pada kemampuan yang ada dalam diri kita, karena bakat tidak selalu hal yang kita suka tapi hal yang tidak kita suka pun bisa menjadi bakat kita ke depannya, ditambah lagi harus percaya diri dan mau ikut berbaur dalam organisasi dan berbagi dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan minat yang sama. Hal tersebut akan sangat membantu untuk membuat kita tetap fokus pada bakat apa yang ingin kita tekuni.
            
 Icha membuat kita sadar agar kita harus bangga dengan budaya yang kita miliki dan tetap melestarikan dan mencintai budaya Indonesia. Long life Indonesia!
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JUDGEMENT AND DECISION MAKING (Preparing Your Biggest Decision) NAJWA SHIHAB

Preparing Your Biggest Decision Setiap orang berhak mengubah apapun keputusan mereka sekalipun orang lain men-stereotype perubahan yan...